Sastrawan Feminis Asal Mesir Nawal El Sadaawi Meninggal Dunia

101
0
Share:

Labumi.id, Sastrawan feminis  yang dikenal sebagai tokoh pejuang hak perempuan asal Mesir Nawal El Saadawi meninggal dunia di usia 89 tahun pada pekan lalu. Ia meninggal setelah menjalani perawatan yang cukup di rumah sakit Kairo.

Nawal yang lahir di sebuah desa di Mesir, Kafir Tahla tahun 1931 menjadi penulis yang produktif. Lebih dari 53 karya, jadi rujukan wajib dan spirit gerakan aktivis perempuan.

Karya yang dianggap monumental Nawal adalah Women and Seks, yang sempat dilarang di Mesir selama dua dekade. Nawal yang bekerja sebagai Direktur  Kesehatan Masyarakat di Kementrian Kesehatan Mesir di keluarkan setelah terbitnya buku tersebut.  

Karya Nawal yang lain adalah Memoirs from a Women’s Prison, dan Woman at Point Zero. Karaya-karyanya sangat kental dengan isu mengenai perempuan. Dalam buku Memoar dari Penjara Perempuan atau Memoirs from a Women’s Prison misalnya ia menentang praktik sunat perempuan atau female genital mutilation.

Nawal yang juga pendiri majalah feminis Al Moawgaha atau The Confrontation serta pendiri yang pemimpin dari Asosiasi Solidaritas Perempuan Arab, sekaligus pendiri Asosiadi Arab untuk Hak Asasi Manusia dikenal sebagai pribadi yang berpikiran keras.

Dia jadi populer setelah karyanya Perempuan dan Seks yang melanggar tabu, sementara Women at Points Zero atau Perempuan Dititik Nol diterjemahkan secara luas di dalam banyak bahasa di dunia. Dia pernah dipersekusi dalam hidupnya dan dipenjara pada rezim Presiden Anwar Sadat dan dikutuk habis-habisan oleh otoritas Muslim Sunni di Mesir.

“Saya menulis dalam bahasa Arab, kemudian diterjemahkan ke dalam banyak bahasa. Tapi peran saya, sebetulnya ingin mengubah orang-orang saya,”kata perempuan yang paling banyak menghadapi ancaman pembunuhan sepanjang hidupnya ini. (Red) 

Share: