Jambul Kakak Tua, Resmi Jadi Maskot Pilkada Sumenep 2020


  • Bagikan

Labumi.id, Burung Kakak Tua Jambul Kuning resmi di launching jadi maskot pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Tahun 2020 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jum’at (17/01/2020)

Dalam penentuan maskot tersebut, KPU setempat membentuk tim tujuh, dan hasil kesempatan tim itu maskot diputuskan memakai burung kakak tua jambul kuning.

Ketua KPU Sumenep, A. Warist mengatakan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 memilih burung kakak tua jambul kuning sebagai maskot pemilihan dengan harapan populasinya terus berkembang dan masyarakat semua punya tanggung jawab melestarikannya.

“Kami merilis maskot dan jingle pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep, maskotnya bernama Si Jambul yang artinya, Siap, Jurdil, Aman, Memilih Bupati Langsung,” ungkapnya.

Menurut Warits, burung kakak tua jambul kuning dipilih sebagai maskot, karena hanya ada di empat Pulau di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Sumenep yakni di Desa /Pulau Masakambing, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep.

“Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk melestarikan satwa langka yang dimiliki Kabupaten Kita,” tambahnya.

Ia menambahkan, maskot gambar kakak tua jambul kuning ini meliputi, lima jambul warna kuning dengan sayap kanan memegang paku coblos dan sayap kiri memegang perisai KPU Kabupaten Sumenep dengan paduan warna hitam putih dan menginjak peta Kabupaten Sumenep baik daratan maupun kepulauan.

Sedangkan arti paduan warna dalam maskot yakni, Jambul Kuning = Lima jambul berarti setia pada Pancasila, sedangkan warna kuning adalah ceria, bahagia, energik dan optimis menatap masa depan Sumenep lebih baik. Warna Hitam-Putih = Putih suci dan kebebasan serta independensi dalam sebuah penyelenggaraan pemilu.

Sedangkan warna tulisan orange yang memayungi si jambul berarti KPU siap jurdil sekaligus siap memberikan kehangatan, kenyamanan dan keceriaan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep.

Sayap kanan memegang kartu berarti mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk menyoblos atau menentukan hak politiknya dan sayap kiri memegai perisai berarti KPU siap membantengi diri dari segala pengaruh negatif yang akan menghancurkan sendi-sendi demokrasi di Sumenep.

Dan si jambul berdiri di atas peta Sumenep, berarti bahwa KPU tidak akan membeda-bedakan wilayah meski kenyataannya Sumenep memiliki banyak kepulauan.

Oleh karena itu,  pihaknya berharap masyarakat Sumenep ikut serta mendukung panitia pelaksana pemilihan Bupati dan Wakil Bupati terhadap semua tahapannya agar pemilihan berjalan lancar dan aman,” tandasnya.(Khairul Amin)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *