Sosial  

Angkat Isu Kesejahteraan Petani Pasca Panen, Arif Firmanto Raih Prestasi Istimewa Peringkat II   

Penulis: Khairul AminEditor: Redaksi

Labumi.id, Projek bertema ‘Perubahan Strategi Peningkatan Kesejahteraan Petani Melalui Stabilisasi Harga Pasca Panen’, dipresentasikan Arif Firmanto dengan cemerlang.

Gara-gara isu yang diangkatnya ini, dia meraih prestasi peringkat ke II pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVI Tahun 2021 yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, sejak tanggal 29 Juni – 15 Oktober 2021.

Arif Firmanto yang kini menjabat Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep ini mengaku lebih bergairah untuk bekerja keras dan terus mengembangkan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik untuk kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep.

“Kami akan terus berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik dan kesejahteraan untuk untuk petani Sumenep,” tuturnya kepada labumi.id pada Senin, 18/10/2021.

Arif menerangkan Diklat PKN diikuti sebanyak 55 peserta dari Provinsi dan Kab/Kota se-Indonesia. Di antaranya, Papua, Kalimantan, Sulawesi, Jatim, dan luar Provinsi Jatim lainnya.

Arif Firmanto termasuk salah satu pejabat eselon II di Madura yang tembus dua besar se Nasional. Padahal, dari sekian PKN yang digelar selama ini, masih belum ada satupun pejabat di Madura yang masuk dalam 5 besar.

Dikatakan, dalam PKN Tingkat II Angkatan XVI Tahun 2021 yang digelar BPSDM Jatim itu, pihaknya mengusung judul proyek “Perubahan Strategi Peningkatan Kesejahteraan Petani Melalui Stabilisasi Harga Pasca Panen”.

Berkat kedisplinan, keuletan, ide dan gagasan yang cemerlang pada proyek tersebut, ia berhasil melalui beberapa penilaian dan tahapan evaluasi. Yang pada akhirnya berhasil meraih Prestasi Istimewa Peringkat II besar se Nasional.

“Alhamdulillah saya merasa bersyukur kepada Allah SWT atas pencapaian raihan prestasi istimewa ini, prestasi ini sebagai pemacu saya untuk lebih semangat dalam bekerja,” ungkap Arif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *