Warga Desa Pamoroh Unjuk Rasa, Menuding Panitia Pilkades Menggelembungkan Suara


  • Bagikan

Pamekasan, Labumi.id, Unjuk rasa warga Desa Pamoroh, Kadur, Pamekasan ke Balai Desa setempat mendesak panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) menetapkan Afif Amrullah sebagai Kades Pamoroh, Kamis (12/09/2019) petang.

Mereka menduga kemenangan Cakades petahana Asy’ari merupakan kecurangan panitia Pilkades yang dilakukan pada saat pemilihan, Rabu (11/09/2019).

Akibat unjuk rasa laki-laki dan perempuan ini, jalanan ke arah Pakong dan sebaliknya macet beberapa jam lamanya. Warga yang tidak terima atas terjadinya penggelumbungan suara itu, bertahan hingga pukul 16.00 dari waktu yang dijadwalkan pukul 13.00 saat Muspika Pamoroh dan panitia Pilkades mencari solusi.

Cholil Minhaji, Ketua pemenangan Cakades Afif Amrullah mengakui terjadi kecurangan sebab antara jumlah daftar pemilih tetap (DPT) berjumlah 4.115 orang dan yang hadir memberikan hak suaranya sebanyak 3.619.

Dari hasil penghitungan Cakades Asyari mendapatkan 1.783 suara, sedangkan Cakades Afif Amrullah mendapatkan 1.777 suara dan Syafiuddin Effendi memperoleh 57 suara.

“Calonnya ada tiga orang, nomer urut 1. Afif Amrullah, nomer urut 2. Syafiuddin Effendi, dan nomer urut 3. Asy’ari,”papar Cholil Minhaj, kepada wartawan.

Ketika dilakukan penghitungan surat suara, ternyata yang tercoblos sebanyak 3.637 surat suara. Sehingga ada kelebihan 18 surat suara.

Pantauan di lapangan saat itulah terjadi keributan sehingga dua saksi dari cakades nomor urut 1 dan nomor 2 tidak mau tanda tangan.

“Penggelembungan suara yang memenangkan Asyari yang kami duga bagian dari permainan panitia pilkades. Karena itulah kami menuntut agar Cakades Asyari digugurkan, kemudian menetapkan Afif Amrullah sebagai pemenangnya,” ungkap Cholil Minhaji. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *