Sumenep: Menunggu Pemimpin yang Mewujudkan Kemenangan Politik Santri

Penulis: Moh. Favel Sovotka Editor: Redaksi
Gambar Ilustrasi 2 badut tengah memainkan balon di Keraton Sumenep

Labumi.id, Masyarakat Sumenep di kepulauan Madura, Jawa Timur yang dikenal sebagai mayoritas santri ini terus menanti kehadiran seorang calon pemimpin yang mampu merepresentasikan aspirasi mereka.

Kemenangan politik santri bagi mereka bukan sekadar tentang penguasaan kursi kekuasaan, tetapi juga tentang penerapan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin dalam setiap kebijakan dan keputusan politik.

Sejak era reformasi, santri telah menjadi salah satu kekuatan politik yang signifikan di Indonesia. Mereka tidak hanya berperan dalam dunia pendidikan dan keagamaan, tetapi juga turut aktif dalam panggung politik.

Berbagai pesantren telah melahirkan banyak tokoh yang berkiprah di berbagai lini kehidupan, termasuk di kancah politik nasional.

Namun, meski kontribusi santri dalam politik cukup besar, keberadaan pemimpin yang benar-benar memperjuangkan kepentingan santri masih dinilai kurang optimal. Banyak santri berharap hadirnya seorang pemimpin yang tidak hanya memahami nilai-nilai pesantren, tetapi juga mampu menerjemahkannya dalam kebijakan yang berpihak pada rakyat, dan masyarakat santri.

Zainuddin, seorang tokoh masyarakat yang pernah nyantri disalah satu pesantren, mengatakan, “Kami butuh pemimpin yang benar-benar paham dan berasal dari kalangan kami. Pemimpin yang tidak hanya berjanji, tetapi juga membuktikan dengan tindakan nyata untuk kemajuan pendidikan dan kesejahteraan santri, khususnya di Kabupaten Sumenep tempat saya lahir,.”

Lain dari Zainudin adalah seorang pengamat politik yang juga berpendapat bahwa kekuatan santri dapat menjadi penentu dalam pilkada Sumenep mendatang. Dukungan santri yang solid dapat memberikan dorongan besar bagi calon pemimpin yang mampu mengakomodasi kepentingan mereka.

Namun, untuk mewujudkan kemenangan politik santri, dibutuhkan sosok pemimpin yang memiliki integritas, kapabilitas, dan komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Hadirnya pemimpin seperti itu diharapkan mampu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh komunitas santri, termasuk masalah akses pendidikan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kualitas hidup. Pemimpin yang demikian juga diharapkan dapat menjaga keharmonisan antarumat beragama dan mempromosikan toleransi serta kebhinekaan di tengah masyarakat.

Dengan meningkatnya kesadaran politik di kalangan santri, harapan akan terwujudnya kemenangan politik yang berkeadilan dan bermartabat semakin menguat. Masyarakat Sumenep menanti sosok pemimpin yang bisa membawa perubahan nyata dan menjadikan Sumenep sebagai kabupaten yang lebih baik bagi seluruh warganya.

“Kemenangan politik santri bukan hanya untuk santri, tetapi untuk seluruh bangsa,” ujar Zainuddin mengakhiri perbincangan. “Kami berharap pemimpin yang akan datang adalah pemimpin yang membawa berkah bagi semua,”ujarnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *