Pengunjung Wisata di Sumenep Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin, Aplikasi QR Code Pedulilindungi juga Bakal Segera Diterapkan


Labumi.id,
Sektor Pariwisata di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur saat ini sudah dibuka kembali setelah sekian lama sempat di tutup karena dampak pandemi Covid-19.

Saat ini masyarakat sudah bisa menikmati keindahan alam di penghujung timur Madura melalui pariwisata yang ada. Namun, meski sudah dibuka penting diketahui beberapa syarat yang perlu dipenuhi bagi wisatawan.

PLt Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep, Imam Buchori menyampaikan bahwa pengunjung wisata harus disiplin pada Protokol Kesehatan (Prokes) dan menunjukkan kartu vaksin.

“Destinasi wisata sendiri sudah di buka kembali, sejak Kabupaten Sumenep berstatus level 2 PPKM kemarin,” ungkapnya kepada labumi, Kamis, 14/10/2021.

Dia juga menceritakan pihaknya telah mengajukan pembelian QR Kode Pedulilindungi melalui Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur kepada Kementrian Kesehatan.

“Pengajuannya secara kolektif, ada 64 destinasi wisata yang diusulkan oleh Provinsi, termasuk wisata di Sumenep agar mendapatkan QR Kode Pedulilindungi,”paparnya.

Perubahan level PPKM di Kabupaten Sumenep dari level 2 naik lagi ke level 3, ternyata merubah persyaratan mendapatkan QR Code.

“Tadinya bisa langsung mengajukan ke Kementerian Kesehatan, kemudian ada syarat tambahan harus mendapat rekomendasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf),”terangnya.

Imam Buchari mengaku mendapatkan informasi bahwa Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tidak akan mengeluarkan rekomendasi selama daerah yang mengajukan itu belum turun ke level 2.

Sehingga satu-satunya cara untuk memperoleh QR Code, target capaian vaksinasi di Sumenep harus melebihi 50%.

Menurut Imam, hal itu sejalan dengan peraturan Kemendagri, bahwa suatu daerah dikategorikan level 1 apabila capaian vaksinasinya di atas 70 persen. Pada level 2 apabila capaian vaksinasinya di atas 50 persen, dan level 3 apabila capaian vaksinasinya di bawah 50 persen.

“Saat ini vaksinasi di Sumenep capaiannya masih di bawah 50%. Ini harus digenjot terus agar capaian vaksinasi naik, biar segera turun lagi ke level 2,” ujarnya.

Pentingnya QR Code PeduliLindungi diterapkan dalam rangka pengamanan kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 agar tidak terjadi penambahan pasien terkonfirmasi.

Selain itu, penerapan QR Barcode PeduliLindungi juga bertujuan agar masyarakat yang belum vaksin segera melakukan vaksinasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *