MTsN 1 Sumenep Peringati Maulid Nabi dan Hari Santri Nasional, Said Samsuri: Ini Wujud Kecintaan Pada Nabi

Penulis: Khairul AminEditor: Pongkan Rodes

  • Bagikan

Labumi.id, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Sumenep, Madura, Jawa Timur peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional (HSN) ke Vll dengan tema “Meneladani Rasulullah SAW dalam Moderasi Beragama Menuju Santri Siaga Jiwa dan Raga”, pada Jum’at, 22/10/2021.

Berbagai macam penampilan disuguhkan siswa-siswi MTsN 1 Sumenep sebelum acara resmi dimulai. Ada musikalisasi puisi, qosidahan, pidato bahasa Arab, Inggris dan Indonesia. Para siswa yang tampil ke depan melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga tidak mengecewakan.

Ulama kondang asal Kabupaten Sumenep, KH. Wafi Hafid yang dipercaya sebagai penceramah menerangkan di hadapan tentang mukjisat agung dan perilaku Nabi Muhammad SAW yang jadi suri tauladan para umatnya di penjuru dunia. Seluruh siswa-siswi sangat antusias mendengarkan pemaparan ceramah ini.

Kepala MTsN 1 Sumenep, Ahmad Said Samsuri mengakatakan acara tersebut sengaja dilakukan sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Dia mengaku sudah jadi agenda ruitn peringatan kelahiran sangNabi.

Di sisi lain, Pria murah senyum ini berharap siswa-siswinya dapat mencontoh sikap dan perilaku Rasulullah SAW untuk dijadikan teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Islam.

“Semoga anak-anak didik kami dapat menjadi pejuang Islam, pembela agama Tuhan,” harapnya.

Lebih lanjut Said Samsuri memaparkan, pada momentum Hari Santri ini, terdapat tiga pesan yang disampaikan kepada siswa-siswinya. Pertama untuk rajin belajar, memperbanyak doa dan mengabdi.

“Hari santri pesannya 3, pertama muthalaah (belajar), mujahadah (banyak berdoa kepada Allah) dan berkhidmah(pengabdian). Mengabdi kepada masyarakat, agama dan kepada Tuhannya,” pesan Said.

Dia berharap siswa-siswinya kelak menjadi manusia yang terhormat dan mulia di hadapan penciptanNya serta menjadi kebanggaan bagi bangsa dan negara.

“Sukses dunia akhirat untuk anak didik kami,” tuturnya sembari menutup percakapan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *