Gigih Bertarung di Pilkada Sumenep, Yunus Usung Visi-Misi Magarsare


  • Bagikan

Labumi.id, Ahmad Yunus merupakan salah satu Bakal Calon Wakil Bupati Sumenep yang mendaftar lewat Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia merupakan sosok yang sangat ideal dan memiliki kemampuan intelektual tinggi. Kepedulian dan loyalitas terhadap kaum millenial menjadi prioritas utama, terbukti belakangan ini ia terus mendorong para kaum millenial untuk terus menggali potensi yang dimiliki baik dari segi Soft Skill dan Hard Skillnya.

Ahmad Yunus adalah calon yang memiliki basis dukungan kalangan anak muda. Selama ini dikenal sebagai representasi anak muda yang terjun dalam kontestasi pilkada Sumenep 2020. Momentum bonus demografi di mana menjadi ledakan jumlah penduduk usia produktif yang besar di Indonesia merupakan momentum anak muda maju mengambil estafet kepemimpinan nasional maupun daerah.

Ahmad Yunus, menyampaikan, PPP dapat memainkan isu populisme politik dengan menyasar pada isu-isu kepemudaan di mana-mana.

“Selama ini anak muda hanya dijadikan komunitas politik diajak bicara hanya pada saat Pemilu untuk kepentingan elektoral belakang. Peningkatan kesadaran politik anak muda, perlu disambut dengan mengakomodasi perjuangan narasi, ide, dan gagasan anak muda, dalam spektrum yang lebih nyata dalam politik” ungkapnya,10/03/2020.

“PPP membutuhkan tokoh muda yang bisa masuk dalam komunitas dan lingkungan anak muda. Hal ini penting dilakukan meningkat meningkatkan perolehan suara PPP. Selain itu diperlukan model sosialisasi kampanye yang fresh dan sesuai dengan jiwa muda semua halnya di atas itu bisa dilakukan oleh masyarakat dan komunitas anak muda pendukungnya,” jelasnya.

Yunus memaparkan visi dan misinya dalam pilkada Sumenep 2020. Visi Bersama Bupati transformasi Sumenep menjadi kabupaten yang unggul dan berdaya saing. Sedangkan Misinya yakni Pengelolaan pemerintahan yang yang berorientasi pada rakyat (Magarsare).

Kepanjangan dari Magarsare itu yakni Makmor, Gotong-royong, Ressek, dan Asre. Sedangkan penjabaran Magersare terdapat empat poin. Salah satunya memiliki beberapa penjelasan yang sangat menarik. Dari penjelasan itu fokus pada perkembangan Kabupaten Sumenep, ucapnya.

Berikut empat poin penjelasannya.

1. Makmor: mendorong pertumbuhan ekonomi melalui program sosial ekonomi yang dapat sasaran dan efektif membentuk ekosistem ekonomi rakyat dengan target menekan kemiskinan meningkatkan daya beli dan pemerataan ekonomi.
Strategi
•Memberikan priviledge bagi UMKM
•Mendorong berdirinya BUMdes untuk membangun desa
mandiribdan berdaya saing
•Restrukturisasi BUMD
•Membangun ekosistem ekonomi di bidang pertanian dan perikanan (Agropolitan dan Minapolitan)

2. Gotong royong: menumbuhkan semangat melalui program-program berorientasi pada pencapaian kesejahteraan efektif. Sebagai manifestasi ekonomi kerakyatan dan peningkatan peran serta masyarakat khususnya Pemuda. Momentum bonus demografi dengan target menekan pengangguran kriminalitas dan penyakit masyarakat kenakalan remaja
Strategi
•Membentuk kloster usaha yang fokus pada
pengembangan potensi lokal di setiap dusun
diselenggarakan dari dan untuk Magarsare dusun
setempat
•Meningkatkan peran serta para pemuda setempat untuk
melakukan kalaborasi dalam mengembangkan potensi
lokal sehingga pengangguran bisa terserap dengan
maksimal karena terciptanya lapangan kerja baru hasil
kalaborasi tersebut
•Peningkatan kualitas dan mutu pendidikan
•Integrasi antara pendidikan pesantren dengan vokasi
dan program entrepreneurship sehingga menggeser
paradigma para santri untuk lebih berkonstribusi
terhadap persoalan-persoalan kemiskinan melalui
aktivitas ekonomi pesantren dengan pendekatan
transendental, mengharap keberkahan dari Allah SWT.

3. Ressek: melakukan reformasi birokrasi untuk membangun pemerintahan yang bersih akuntabel dan transparan serta membangun pelayanan public dan berorientasi pada rakyat
Strategi
• Melakukan evaluasi besar-besaran terhadap sistem dan
tatanan birokrasi di Sumenep
•Membuka program beasiswa luar dan dalam negeri bagi
ASN untuk memperluas wawasannya
•Memastikan sistem jenjang karir dan kepangkatan
dilaksanakan secara obyektif, bersih dan bebas dari
KKN sesuai peraturan kepegawaian
•Meningkatkan kesejahterakan para ASN secara informal
melalui kepemilikan saham BUMD dan
koperasi-koperasi ASN baik ditingkat Kabupaten hingga
tingkat Desa/Kelurahan
•Mengupayakan jaringan 4G saluler di setiap pelosok
Sumenep untuk mendukung program pelayanan online
yang menjangkau semua masyarakat baik di kota, di
desa maupun di kepulauan.

4. Asre: peningkatan kualitas lingkungan hidup melalui lingkungan yang efektif, serta pengembangan ramah lingkungan.
Strategi
•Mengevalusi keberadaan industri-industri yang
melanggar RTRW/berdiri tanpa izin serta melakukan
pelanggaran lingkungan hidup
•Mendorong pembangunan pariwisata dengan konsep
eco-tourism yang berbasis pada alam dan kearifan lokal
•Mengintergasikan program wisata yang terintegrasi
dengan promosi nilai-nilai adat serta keunikan lokal
Semenep yang dikemas dengan menarik dan
profesional
•Program promosi yang efektif dan efisien namun
berdampak dengan maksimal
Semua program tersebut dapat dilaksanakan dengan syarat kesamaan platform, antara bupati dan wakil bupati dalam membangun pemerintahan yang efektif efisien dan bersama-sama menyelesaikan kompleksitas permasalahan di Kabupaten Sumenep.

(Khairul Amin)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *