Cerita Khairul Anwar: Ada Oknum Partai Jadi Calo Politik atas Rekom Fauzi-Eva

Share:

Labumi. Id, Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Sumenep, Khairul Anwar menyesalkan keputusanpartainya merekomendasikan pasangan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah (Fauzi-Eva) pada Pilbup Sumenep 2021. Bahkan,Ia menduga ada oknum internal parpol menjadi calo politik.

”Saya tidak kecewa, tapi terkejut saja dengan keputusan DPP PAN karena sebelumnya sudah intens berkomunikasi baik ditingkat DPW maupun DPP. Apalagi yang direkom bukan kader partai, bahkan tidak pernah datang ke Kantor DPD PAN,” ungkap Khairul, Selasa (9/6/2020.)

Sebelumnya, hasil rapet pleno Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PAN Sumenep memutuskan untuk mendukung Fattah Jassin di Pilkada 2020 nanti. Dalam hasil rapat pleno itu pula mempercayakan kader mudanya Khairul Anwar yang juga Ketua BM PAN Sumenep sebagai calon Wakil Bupati mendampingi Fattah Jassin.

Namun, perkembangannya arah politik PAN di Pilbup Sumenep itu justru jatuh pada pasangan Fausi-Eva. Hal itu berdasarkan Surat Keputusan DPP PAN nomor PAN/A/Kpts/KU-SJ/030/IV/2020 tertanggal 17 April 2020 ditanda tangani Ketua Umum DPP PAN  Dzulkifli Hasan.

Menurut Khairul, semestinya partainya mengutamakan kader selama berkompeten untuk didukung mengingat parpol merupakan tempat edukasi politik bagi masyarakat dalam memperbaiki tatanan pemerintahan dan pembangunan, bukan sebagai industrial politik.

”Secara personal saya tidak masalah siapapun yang direkom partai karena ini politik dan dinamis. Tapi bagaimana dengan konsensus kader dibawah jika diabaikan begitu saja. Saya menduga ada oknum yang menjadi calo politik dalam hal ini,” ungkap pengusaha muda Sumenep ini.

Pihaknya tidak bisa menjamin totalitas kader PAN di Sumenep dalam upaya pemenangan di Pilbup nanti sesuai rekomendasi partai. Bahkan, secara personal dirinya akan tetap konsisten mendukung Fattah Jasin walaupun berbeda dengan keputusan Partai.

Baca Juga:  Mahasiswa Pulau Mendesak 5 Tuntutan Kepada Wakilnya di Parlemen dengan Cara Aksi

“Yang jelas saya sebagai kader PAN menghormati keputusan DPP. Yang penting bukan saya yang berkhianat terhadap partai. Begitu pun soal pencalonan, saya dicalonkan oke, tidak jadi maju juga oke. Sudah sejak lama saya katakan itu,” pungkas Ketua Kamar Dagang dan Industri Sumenep ini. (Doest)

Share:
Labumi.ID