Sosial  

Yang Tersisa dari Kontingen Porprov, Anggaran Minus Kontingen Sumenep Harus Berbenah

Sumenep, Labumi.id ; Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur, sudah berlalu. Kontingen dari Kabupaten Sumenep hanya mendapatkan 2 medali perak dan 9 medali perunggu dari seluruh Cabang Olahraga (Cabor) yang diikuti. Padahal Kabupaten berlambang kuda terbang ini memiliki target prestesius, bisa memperoleh 9 medali emas, 9 medali perak, dan 9 medali perunggu. Tapi kenyataan itu, masih jauh panggang dari api.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Sumenep, Mohammad Iksan menjelaskan harus melakukan evaluasi habis-habisan, dan segera berbenah. “Diantaranya harus merehabilitasi sarana olahraga, koordinasi dengan cabor, KONI dan atlitnya,”paparnya kepada Labumi.id, Selasa (23/07/2019) di kantornya.

Penyebab paling vital kenapa kontingen dari Sumenep berada di urutan nomer buncit pada Porprov yang dihelat di Tuban kemarin, karena kurangnya persiapan-persiapan. Termasuk koordinasi antara cabor dengan KONI dan juga anggaran yang masih belum memadai.

Menurut Ikhsan, anggaran yang disediakan Pemerintah untuk Porprov terlalu kecil, sehingga menjadi kendala di lapangan. Untuk itu pemerintah sudah saatnya meninjau ulang anggaran tersebut, jika atlet di masing-masing Cabor diharapkan berprestasi untuk menjadi kebanggaan Sumenep.

Selain itu, Ikhsan mengharapkan kepada para atlit dari beragam Cabor di Sumenep untuk memiliki mental yang matang, sehingga rapuh pada saat bertanding. “Seorang Atlit itu tidak boleh manja, harus mempunyai mental yang kuat dan juga berlatih dengan keras dan giat,”tandasnya.

Terakhir, Ikhsan meminta agar KONI lebih bekerja secara profesional jangan hanya mengurusi masalah anggaran saja. “Tapi juga harus memantau program pembinaan para Ketua cabor,” ungkapnya. (Khairul Amin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *