Menparekraf Sandiaga Uno, Tertarik Bangun Jalur Wisata Borobudur-Situs Liyangan di Gunung Sindoro

11
0
Share:

Labumi.id, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Saluhuddin Uno meminta melakukan 3G, yaitu gerak cepat, gerak bersama dan garap semua potensi di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, karena daerah penyangga Borobudur sebagai destinasi wisata yang diprioritaskan.

Harapannya tersebut disampaikan dalam acara Rembug Santai Bersama Pelaku Wisata di Pendopo eks-Kewedanan Parakan, Kabupaten Temanggung. Dalam kesempatan itu, Sandiaga Uno menyampaikan ketertarikannya membangun perjalanan wisata Borobudur-Situs Liyangan di lereng Gunung Sindoro, di Dusun Liyangan, Desa Purbosari, Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

“Kalau nanti ceritanya bahwa Liyangan ini ‘mbah buyutnya, Borobudur ini akan menarik sekali. Karena Borobudur satu dari lima destinasi super prioritas,”jelas Sandiaga Uno, Rabu malam.

Harapannya, hal itu jadi semangat baru untuk kebangkitan Temanggung, karena memiliki beragam produk ekonomi kreatif dan pemandangan yang indahnya luar biasa.

Dia menyampaikan pelaku parekraf seperti kuliner, fesyen maupun kriya melakukan upaya terobosan baru di tengah sulitnya lapangan kerja. Menurut Sandiaga Uno, parekraf enam kali lipat lebih bisa menciptakan peluang usaha, terutama di kebangkitan pascapandemi.

Dia berharap kalau ada upaya bersama, misalnya seperti paket Liyangan dapat diwujudkan, dirinya berjanji akan terus mempromosikan wisata di Kabupaten Temanggung.

Sementara Bupati Temanggung M. Al Khadziq menceritakan bahwa di Kabupaten Temanggung sejak abad 2 Masehi sudah ada peradaban, dengan ditemukannya Situs Liyangan.

Dia menyampaikan ada sekitar 1.750 kelompok kesenian dari 60 jenis kesenian yang aktif di Kabupaten Temanggung. 

“Ada 92 destinasi wisata yang juga terdaftar, sedangkan 20 destinasi aktif merupakan desa wisata, sehingga diperlukan pembinaan agar lebih bagus lagi,”kata bupati M. Al Khadziq. (Red)

Share: