Simpati DPRD Sumenep Kepada Sistem Belajar 100 Persen yang Diterapkan Pemeritah Kabupaten

Labumi.id, Diantara pro kontra penerapan sistem belajar tatap muka 100 persen, DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur mengapresiasi kebijakan Pemkab Sumenep untuk wilayah kepulauan.

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, M. Syukri menjelaskan wilayah kepulauan yang kesulitan mendapatkan sinyal internet dipastikan jadi korban, karena pembelajaran tidak langsung membutuhkan jaringan internet yang kuat. Jika pemerintah kabupaten tidak segera mengambil keputusan, ribuan siswa dari kepulauan akan jadi korban regulasi.

“Ketika pemimpinnya visioner. Tentu akan memperhatikan langkah strategis. Tidak kaku dan berani menyikapi kebijakan dari pusat,” kata Syukri, Senin (24/8/2020).

Menurut politisi PPP berasal dari Kangean ini, kebijakan tatap muka 100 persen yang diterapkan sejak 13 Juli lalu, akan menyelamatkan anak-anak kepulauan dari pendidikan jarak jauh yang mengutamakan pada sinyal dan kouta internet.

Tidak kakunya regulasi yang diterapkan pemerintah, sat ini anak-anak kepulauan tetap mendapatkan pendidikan layak meski pandemi Covid-19 belum berakhir. “Harapan saya kemudian, adanya trobosan lebih baik lagi dari pemerintah perihal ketersediaan perangkat belajar khususnya untuk membantu siswa di wilayah kepulauan,”ungkap Syukri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *