Setdakab Sumenep Kenceng Galakkan Operasi Rokok Ilegal

14
0
Share:

Labumi.id, Operasi Pemberantasan Rokok Ilegal di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur digalakkan. Peningkatan pengawasan dilakukan oleh sejumlah pihak, seperti beacukai, kepolisian, termasuk Satpol PP.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, menjadi OPD yang biasanya dibebani tanggung jawab melakukan sosialisasi penyadaran terhadap produk rokok ilegal. Tahun ini jadi fasilitator sejumlah pihak terkait.

“Saat ini kami hanya sebagai fasilitator dalam operasi nanti. Sesuai ketentuan kami hanya menjadi penanggung jawab saja, karena dalam pelaksanaannya dilakukan oleh beacukai, kepolisian, dan Satpol PP,”papar Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Sumenep, Achmad Laili Maulidy.

Maulidy mengatakan penggunaan DBHCHT tahun 2021 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pihaknya memaksimalkan pengawasan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) juga mengalir ke Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep.

Dia menegaskan, tahun ini anggaran yang disediakan untuk pelaksanaan operasi pemberantasan rokok ilegal sebesar Rp 175 juta. Program itu akan menyasar ke setiap kecamatan di ujung timur Pulau Madura.

Pihaknya telah mengantongi sejumlah toko yang teridentifikasi menjual rokok ilegal. Pihaknya juga menandai identitas pengenalnya. Sehingga dalam pelaksanaan nanti bakal langsung menuju titik yang sudah ditargetkan.

“Itu berdasarkan data yang sudah kami himpun dari hasil pengawasan yang dilakukan setiap tahun. Selain itu pihak kontor cukai juga punya data tersendiri,” imbuh dia.

Sementara untuk pelaksanaan kegiatan itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kantor cukai. Namun, sampai saat ini masih belum bisa disampaikan. Tetapi untuk-untuk persiapan Laili memastikan sudah rampung.

“Karena titik-titik yang akan dituju itu sengaja dirahasiakan, kalau diberitahukan maka mereka ambil ancang-ancang untuk mengamankan produk rokok ilegal,” paparnya.

Dalam pelaksanaan operasi pemberantasan rokok ilegal, secara detail teknisnya akan dipasrahkan ke kantor cukai. Sebab, pihaknya tidak berhak memberi sanksi. Dan meraka sudah membawa penegak hukim sendiri.

Baca Juga:  Kiai Ma'ruf ; Sedikit Bicara Banyak Memberi Contoh

“Upaya-upaya untuk memberantas produk rokok ilegal terus kami kerahkan, tetapi memang dampaknya kurang maksimal. Dan tahun ini merupakan rentetan dari ikhtiar kami dalam menyadarkan masyarakat,” tukasnya. (Khairul Amin)

Share: